SURABAYA, KOMPAS.com – Titik (46), pengontrak rumah di Surabaya yang viral karena tidak mau pindah dan bayar sewa bertahun-tahun, mengaku, keluarganya banyak mendapat kecaman dan hujatan usai tayangan video di kanal YouTube Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, viral.
Bahkan, ia menyebut, anaknya yang masih duduk di bangku sekolah mendapat perundungan (bullying) di media sosial.“Anak saya ada yang masih kerja itu juga kena hujatan, ada juga yang masih sekolah, teman-temannya sampai dia di-bully, kan itu bisa menyerang secara verbal dan psikisnya,” ungkap Titik saat ditemui Kompas.com di kediamannya, Selasa (7/7/2026).
Ia pun turut menunjukkan beberapa bukti percakapan orang yang tak dikenalnya yang menghujat dirinya melalui Instagram. Tetapi, akun itu kini telah hilang.
Baca juga: Armuji Klarifikasi soal Uang Kompensasi Rp 5 Juta saat Mediasi Pemilik Rumah dengan Pengontrak
“Kalau saya saja yang dihujat begitu gak masalah masih bisa saya terima. Tapi kalau anak saya kan masih kecil-kecil, kasihan sampai ikut di-bully juga,” ucapnya.










