VIDEO pendek di TikTok berhasil membuka tabir akan kegagalan puluhan tahun rapat anggaran pendidikan oleh pemangku kebijakan dan pembentuk undang-undang.

Video itu memperlihatkan seorang guru honorer dengan nama pena Bu Ijah membuka amplop gajinya. Isinya Rp 414.000, hasil dari pengabdian selama 40 tahun mengajar.

Di balik akun itu, Kompas.com menemukan Atrianil (63), warga Gondrong, Cipondoh, Tangerang, yang baru saja pensiun pada 23 Juni 2026 setelah 31 tahun mengabdi di salah satu SMK swasta di Jakarta Barat.Angka gaji itu sudah cukup untuk membuat siapa pun mengerutkan kening. Namun, yang membuat kisah Bu Ijah lebih dari sekadar angka adalah caranya menjalani profesi ini: dengan integritas yang, ironisnya, justru menjadi sumber kisah pilu dalam tulisan ini.

Kejujuran yang Berbiaya Mahal

Pada awal 2000-an, Atrianil pernah ditawari jalan pintas menjadi Pegawai Negeri Sipil dengan syarat membayar uang pelicin Rp 5 juta. Ia menolak.