JAKARTA, KOMPAS.com - Pengakuan mengejutkan mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) yang menerima uang Rp 20 juta usai demonstrasi dan bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berbuntut panjang.

Polemik yang semula berawal dari aksi mahasiswa kini berkembang menjadi desakan kepada pemerintah untuk membuka secara terang asal-usul uang tersebut, pihak yang memberikannya, hingga alasan di balik pertemuan mahasiswa dengan Gibran di Istana Wakil Presiden.Sejumlah pihak, mulai dari mahasiswa hingga anggota DPR RI meminta persoalan itu diusut secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi yang semakin luas di masyarakat.

Baca juga: Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang untuk Geser Lokasi Demo

Pertemuan dadakan dengan Gibran

Kasus ini bermula dari demonstrasi yang digelar BEM sejumlah fakultas UBK di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026), dengan membawa enam tuntutan hasil kajian mereka terhadap kondisi bangsa.