SEJAK permainan sepak bola ditemukan, selalu ada berbagai opini, pendapat, statement atau apapun istilahnya. Ada yang pro ada yang kontra.

Ada yang kiri ada yang kanan. Ada yang full gas kencang menjadi euforia, ada yang full berteriak lantang menjadi emosi.Pertandingan sepak bola bukan sekedar kenyataan yang ada dalam permainan di lapangan, tetapi sekaligus juga pikiran-pikiran yang ada di kepala para penonton.

Alhasil pertandingan bola menjadi seru. Penuh drama, romantika sekaligus tragika.

Seperti gelaran Piala Dunia 2026 yang kebetulan dimainkan di Amerika, Meksiko dan Kanada dengan mayoritas pertandingan di Amerika.

Kebetulan pula Amerika dipimpin oleh kepala suku yang terlalu rumit untuk dipahami, Donald Trump. Sepak bola lalu aromanya semakin kental dengan politik dan ekonomi (bisnis).