JAKARTA, KOMPAS.com - Pengadaan gembok untuk lembaga pemasyarakatan (lapas) senilai sekitar Rp 92,5 miliar dalam dua tahun terakhir menjadi sorotan Panitia Kerja (Panja) Lapas Komisi XIII DPR.

Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh meminta pengadaan tersebut diaudit karena harga satuan gembok dinilai tidak wajar karena mendekati Rp 1 juta per unit."Sehubungan dengan pemberitaan mengenai pengadaan gembok di lingkungan Ditjen Pemasyarakatan, kami Komisi XIII DPR RI menegaskan komitmen terhadap pengawasan yang transparan dan akuntabel," kata Pangeran, dalam keterangan resminya, Jumat (3/7/2026).

Hampir Rp 1 juta per gembok

Pangeran mengungkapkan, berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dan e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menganggarkan sekitar Rp 35,8 miliar pada 2024 untuk membeli 46.000 unit gembok.

Baca juga: Pengadaan Gembok Ditjenpas Hampir Rp 1 Juta Per Unit, Panja Lapas DPR Minta Audit