KOMPAS.com - Rumor tentang pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 90 persen karyawan Tokopedia ramai beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Unggahan tersebut memicu spekulasi bahwa TikTok, selaku pemilik Tokopedia, tengah melakukan PHK besar-besaran di Indonesia.
Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi yang menguatkan klaim bahwa 90 persen karyawan Tokopedia terdampak.Meski demikian, TikTok Indonesia mengonfirmasi bahwa perusahaan memang sedang melakukan penyesuaian organisasi. Namun, perusahaan tidak menyebut jumlah karyawan maupun divisi yang terdampak.
Baca juga: Komdigi: TikTok Tutup 4,1 Juta Akun Anak, YouTube 600.000
"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan (R&D) pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," ujar juru bicara TikTok dalam pesan singkatnya kepada KompasTekno.










