NEW DELHI, KOMPAS.com - Pemerintah Ibu Kota India, New Delhi akan menawarkan insentif tunai lebih dari 1.000 dollar AS (Rp 18 miliar) kepada pemilik mobil yang bersedia menukar kendaraan lama mereka dengan kendaraan listrik (EV).

Hal ini berdesarkan kebijakan baru yang diselesaikan oleh pemerintah pada Senin (29/6/2026) dalam langkah yang bertujuan untuk mengurangi tingkat polusi udara.New Delhi adalah salah satu kota paling tercemar di dunia dengan kualitas udara yang memburuk di musim dingin, ketika udara padat memerangkap emisi dari pembakaran tanaman di negara bagian tetangga, knalpot kendaraan, dan debu konstruksi.

Pemerintah berharap, langkah-langkah ini akan membuat setidaknya 30 persen armada kendaraan di ibu kota beralih ke kendaraan listrik pada 2030.

Baca juga: Hadapi China di Samudra Hindia, India Kerahkan 3 Kapal Perang Baru

Hentikan pendaftaran kendaraan bensin