BERLIN, KOMPAS.com - Eropa tengah menghadapi gelombang panas paling parah dalam sejarah pencatatan cuaca.

Suhu udara di sejumlah negara menembus angka 40 derajat celsius, sebagaimana dilansir NDTV, Selasa (30/6/2026).Suhu tersebut memecahkan rekor-rekor lama sekaligus melumpuhkan berbagai sisi kehidupan, mulai dari jalan yang meleleh hingga rel trem yang melengkung akibat panas ekstrem.

Baca juga: Eropa Catat Gelombang Panas Terparah yang Nyaris Mustahil, 95 Juta Orang Terdampak

Gelombang panas ini juga membuat ribuan orang harus dilarikan ke rumah sakit di berbagai penjuru benua.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 1.300 kematian terjadi sejak 21 Juni yang disebut terkait dengan suhu tinggi di Eropa.