BOGOR, KOMPAS.com - Kepala BPS Kota Bogor, Raden Gandari Adianti Aju Fatimah menjelaskan alasan petugas sensus ekonomi 2026 menanyakan kepada warga soal memiliki rekening pribadi atau tidak.

Menurut dia, warga yang mempunyai rekening artinya sudah mencapai literasi ekonomi digital.

"Nah, salah satunya juga misalnya dengan melihat bahwa ada keluarga itu mempunyai rekening, berarti itu kan bahwa dia mempunyai ekonomi yang lebih baik, karena dia kan tadi ada rekening gitu," katanya di Pabaton, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026).Baca juga: BPS Solo Pastikan Sensus Ekonomi 2026 Tak Berkaitan dengan Pajak, Warga Diminta Tak Khawatir

Namun ia menegaskan, petugas sensus hanya menanyakan soal kepemilikan rekening, bukan nomor rekening warga.

"Jadi emang ditanyanya punya rekening aja, tidak ada kita melihat nomor rekening," tutur Gandari.