Jakarta - Kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Gamsunoro, berhasil melintasi Selat Hormuz pada Rabu (24/6) kemarin. Kapal tersebut berhasil melintas berkat kolaborasi strategi kedaruratan korporasi dan diplomasi perlindungan dengan Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Iran.Gamsunoro menempuh perjalanan selama 16 jam dari Teluk Arab pada Rabu pukul 01.06 waktu Dubai. Kapal ini melaju dengan kecepatan 7,5 knot dan tiba di mulut Selat Hormuz sekitar pukul 13.00 waktu setempat.Empat jam kemudian, kapal Gamsunoro dinyatakan berhasil melintasi Selat Hormuz dan mencapai titik aman. Keputusan melintasnya Gamsunoro telah melalui sejumlah perhitungan yang ketat selama satu bulan terakhir.

"Pemilihan waktu dan rute melintasi Selat Hormuz telah melalui pembahasan dan penilaian risiko yang sangat ketat," ujar Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, dalam keterangan persnya, Kamis (25/6/2026).Vega mengatakan, PIS telah mencatat puluhan persyaratan yang perlu dipenuhi kapal. Persyaratan ketat tersebut mencakup asuransi, teknis dan operasional, keamanan, hingga kesiapan kru."Kami mencatat puluhan persyaratan yang harus dipenuhi kapal, mulai dari asuransi, aspek teknis dan operasional, keamanan, hingga kesiapan kru, sehingga diputuskan kapal dapat mulai bergerak dari Teluk Arab," jelasnya.Ia menambahkan, PIS memonitor penuh Gamsunoro selama pelayaran. Awak kapal di laut terus berkoordinasi dengan tim di darat yang bersiaga di crisis center PIS untuk memastikan keamanan pelayaran.Perusahaan juga berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan otoritas terkait untuk memantau perkembangan situasi secara real time. PIS juga berusaha terus memastikan seluruh operasional dilakukan secara hati-hati."Terima kasih atas dukungan dan doa seluruh pihak serta masyarakat Indonesia untuk kapal Gamsunoro," pungkasnya.Saksikan Live DetikSore :