TEHERAN, KOMPAS.com - Iran mengeluarkan peringatan keras kepada kapal-kapal dagang internasional agar tidak menghindari rute pilihan Teheran di kawasan perairan strategis tersebut.
Langkah kapal-kapal yang mencoba melintasi jalur alternatif dinilai justru akan memperkeruh situasi di Timur Tengah, sebagaimana dilansir AFP.Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan baru setelah pasukan Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali terlibat dalam aksi saling serang di kawasan Teluk, Minggu (28/6/2026).
Baca juga: Pelajaran dari Tersingkirnya Iran di Piala Dunia 2026
Kontak senjata terbaru tersebut sekaligus menegaskan betapa rapuhnya nota kesepahaman (MoU) damai yang diperantarai oleh Pakistan untuk mengakhiri perang yang dipicu oleh AS dan Israel sejak Februari.
Meskipun gencatan senjata secara resmi telah diberlakukan sejak April lalu, kekerasan sporadis terus membayangi kawasan Teluk.













