GOWA, KOMPAS.com - Kondisi kapten kapal asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Ashari Samadikun, disebut memprihatinkan selama dua bulan disandera perompak Somalia.

Kabar terbaru yang diterima keluarga membuat sang ayah, Syamsuddin Dg Ngawing (67), semakin khawatir. Ia menyebut perubahan fisik putranya terlihat sangat drastis sejak ditahan bersama kru kapal lainnya di perairan Somalia.

Syamsuddin mengaku tak pernah berhenti memikirkan keselamatan anaknya. Setiap hari, ia berharap ada kabar baik terkait upaya pembebasan Ashari dan tiga warga negara Indonesia (WNI) lainnya yang masih berada dalam kapal yang dikuasai kelompok perompak.

Baca juga: Soal Relawan Ditangkap Israel, Gubernur Sulsel Sebut Penanganan seperti Kasus Perompak Somalia

Tubuh Kapten Kapal Kurus hingga Rambut Panjang