ABU DHABI, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Selasa (23/6/2026) untuk meredakan kekhawatiran negara-negara Teluk terkait kesepakatan AS dengan Iran yang didukung Presiden Donald Trump.

Rubio akan bertemu para pemimpin negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk atau Gulf Cooperation Council (GCC), sebelum melanjutkan perjalanan ke Kuwait dan Bahrain untuk membahas nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pekan lalu.Negara-negara Teluk yang menjadi sekutu utama Washington khawatir kesepakatan tersebut memberikan terlalu banyak kelonggaran kepada Iran. Mereka menilai sejumlah konsesi berpotensi memperkuat Teheran dan mengubah keseimbangan keamanan serta arus energi di kawasan.

Baca juga: Retorika Trump terhadap Iran Berubah-ubah, Banyak Target Perang yang Ditinggalkan

Kesepakatan AS-Iran buat Teluk khawatir

Salah satu persoalan utama adalah rancangan kesepakatan yang disebut tidak menetapkan batasan terhadap rudal balistik Iran. Padahal, selama konflik sebelumnya, kemampuan rudal Iran menjadi perhatian besar bagi negara-negara Teluk karena wilayah mereka berada dalam jangkauan serangan.