SEMARANG, KOMPAS.com – Pemadaman listrik secara berulang kali melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang, Jawa Tengah, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memicu keresahan luas di kalangan masyarakat yang kini mulai bersiap menghadapi potensi gangguan pasokan listrik jangka panjang dengan menyetok lampu darurat hingga membeli banyak power bank.

Pasalnya, pemadaman listrik berkepanjangan tersebut tidak hanya melumpuhkan aktivitas harian warga, melainkan juga berdampak fatal bagi para pekerja digital yang bergantung penuh pada koneksi internet serta kelompok rentan seperti bayi dan lanjut usia (lansia).Seorang karyawan swasta yang menetap di kawasan kos Lampersari, Dinda (25) mengaku sempat terjebak dalam pemadaman listrik massal selama berjam-jam pada Rabu (17/6/2026), mulai pukul 11.00 hingga 18.00 WIB.

Pemadaman yang berlangsung sekitar enam jam itu dirasa sangat menyiksa, terlebih saat ini cuaca Kota Semarang sedang memasuki puncak musim kemarau.

Baca juga: Dampak Listrik Padam di Surabaya: Traffic Light Mati, Bayi Menangis, Pekerjaan Tertunda

"Bayangin aja, Semarang lagi panas-panasnya. Orang yang pakai kipas angin atau AC, apalagi yang harus bekerja dari rumah, pasti berat sekali. Wi-Fi juga mati," kata Dinda saat diwawancarai Kompas.com, Kamis (18/6/2026).