MAGELANG, KOMPAS.com – Pemadaman listrik secara mendadak dan serentak melanda sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat (19/6/2026). Kondisi ini memicu gelombang protes dari masyarakat luas.

Terlebih, unit PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) di Magelang dinilai tidak profesional karena sama sekali tidak memberikan pengumuman atau sosialisasi jadwal pemadaman terlebih dahulu kepada warga terdampak.Warga Kelurahan Kramat Selatan, Kota Magelang, Cahyono mengungkapkan bahwa kampung halamannya mengalami pemadaman listrik secara tiba-tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Padahal, Cahyono saat itu sedang dikejar tenggat pekerjaan di dalam rumah dengan menggunakan perangkat laptop.

“Laptop saya hanya bisa hidup sambil di-charge. Alhasil, kerjaan saya ambyar,” ucap pria berusia 55 tahun itu saat dihubungi Kompas.com, Jumat (19/6/2026).

Baca juga: Pemadaman Listrik di Semarang, PLN Ungkap Penyebabnya

Cahyono sangat menyayangkan sikap PLN yang tidak melempar pemberitahuan lebih awal perihal pemadaman listrik hari ini kepada para pelanggan setianya.