Jakarta - Sejumlah wilayah di Pulau Jawa belakangan ini mengalami pemadaman listrik bergilir. Kondisi ini terjadi karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit.Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menjelaskan ada dua unit pembangkit besar mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik.Oleh karena itu, untuk menjaga pasokan listrik kepada pelanggan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah.

"Langkah tersebut dilakukan karena terdapat kendala teknis operasional pembangkit serta ada dua unit pembangkit besar yang mengalami gangguan sehingga tidak beroperasi sementara dan menurunkan kemampuan sistem pasokan listrik," ujar pria yang biasa disapa Greg, dalam keterangan tertulis, Jumat (19/6/2026).Greg mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan percepatan pemulihan dengan mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain. Selain itu, perusahaan juga melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik."PLN terus bekerja sama melakukan percepatan pemulihan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem guna menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik serta meminimalkan dampak kepada pelanggan," kata Greg.Greg memastikan bahwa manajemen beban ini bersifat sementara. PLN memastikan bahwa kebijakan ini akan segera dihentikan secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi pasokan sistem."PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan," tutup Greg.Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pernah menyampaikan bahwa tidak akan ada pemadaman listrik bergilir lagi. Pasalnya kata Bahlil, pasokan energi primer untuk pembangkit listrik milik PT PLN (Persero) dalam kondisi aman.Hal ini disampaikan Bahlil usai rapat kordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (18/6/2026)."Insyaallah, nggak," ujar Bahlil ketika ditanya apakah akan ada pemadaman-pemadaaman listrik lagi.Bahlil mengakui sempat terdapat kendala pasokan batu bara kalori menengah yang dibutuhkan sejumlah pembangkit listrik milik PLN. Namun, untuk Juni ini pasokan batu bara untuk pembangkut listrik masih handal.Bahlil menambahkan total kebutuhan batu bara PLN pada 2206 sebanyak 154 juta ton. Dari total kebutuhan tersebut, PLN sudah melakukan kontrak pasokan batu bara sebanyak 134 juta ton."Jadi tinggal kurang lebih sekitar 18 sampai 20 juta yang belum. Jadi overall nggak ada masalah," janji Bahlil.