JAKARTA, KOMPAS.com - Siapa sangka limbah tulang ikan cucut yang kerap dianggap tak bernilai ternyata bisa menjadi sumber penghasilan puluhan juta rupiah.

Di tangan Ropika (58), warga Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, tulang ikan yang dibeli seharga Rp 4.500 per kilogram itu bisa dijual kembali hingga Rp 65.000 per kilogram setelah melalui proses pengolahan.Usaha tersebut telah digeluti Ropika selama 15 tahun terakhir. Setiap hari, ia bersama empat orang karyawannya mengumpulkan, membersihkan, dan menjemur tulang ikan cucut yang diperoleh dari nelayan di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Meski aroma amis menyengat kerap tercium dari tumpukan tulang ikan, Ropika mengaku sudah terbiasa.

Limbah perikanan itu dijemur di lahan kosong tepat di bawah Tol Akses Tanjung Priok yang berada di depan rumahnya.

Baca juga: Kepala Ikan Tongkol Disulap Jadi Cuan di Cilincing, Omzet Rp 120 Juta Per Bulan