WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dana Moneter Internasional atau IMF menyambut baik nota kesepahaman (MoU) damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Akan tetapi, badan tersebut tetap memperingatkan bahwa pemulihan pasokan energi tidak akan berlangsung cepat.

Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan, gangguan pasokan energi dan rantai pasok lainnya masih membutuhkan waktu untuk mereda meski perdamaian telah diumumkan."Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, banyak hal bergantung pada durasi dan intensitas guncangan pasokan energi," tulis Georgieva dalam unggahan di situs IMF, Senin (15/6/2026).

Baca juga: Gagal Tumbangkan Rezim Iran, Netanyahu Dikritik Habis-habisan di Israel

"Semakin cepat hal itu diselesaikan, semakin baik, terutama karena pasokan akan membutuhkan waktu untuk pulih mengingat kerusakan infrastruktur yang signifikan, dan pengumuman gencatan senjata pada Minggu disambut baik," lanjutnya.

Sebelumnya, AS dan Iran pada Minggu (14/6/2026) mengumumkan kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah di semua lini