KOMPAS.com - Euforia Piala Dunia 2026 tidak hanya terasa di stadion, layar televisi, atau warung kopi yang menggelar nonton bareng.
Beberapa hari terakhir, sebuah dinding di sudut Parung Panjang, Kabupaten Bogor, jadi pembicaraan di media sosial.
Semangat pesta sepak bola terbesar di dunia hadir dalam bentuk yang berbeda, yaitu sebuah mural raksasa di dinding rumah terbengkalai.Di balik karya tersebut ada sosok Rayhan Dwi Fasha, seorang muralis dan pegiat graffiti yang memutuskan mengabadikan momen Piala Dunia 2026 melalui media yang paling ia kuasai, yakni seni jalanan.
"Baru-baru ini sih kepikiran ide bikin mural Piala Dunia karena kan momen yang ditunggu-tunggu para pencinta bola di seluruh dunia," kata pria yang biasa disapa Rayhan itu kepada KOMPAS.com.
Baca juga: Grup B Kompak Raih 1 Poin Tapi Swiss jadi Pemuncak Klasemen, Ini Alasannya











