TEHERAN, KOMPAS.com - Media pemerintah Iran pada Jumat (12/6/2026) melaporkan bahwa Teheran akan tetap mempertahankan haknya untuk memperkaya uranium dalam kesepakatan damai dengan Amerika Serikat.
“Iran akan bernegosiasi mengenai program nuklir hanya dalam kerangka prinsip-prinsip dasar Republik Islam, dan isu-isu seperti hak Iran untuk memperkaya uranium serta mempertahankan material yang telah diperkaya akan ditekankan dengan tujuan untuk dimasukkan dalam kesepakatan akhir,” demikian laporan kantor berita resmi Iran, IRNA, seperti dikutip AFP.Pernyataan itu muncul ketika kedua negara masih bernegosiasi terkait program nuklir Iran setelah berlangsungnya pembicaraan selama 60 hari.
Baca juga: Iran Tak Mau Lepaskan Kendali Selat Hormuz, Beda dari Klaim Trump?
Trump klaim capai kesepakatan
AFP/SAUL LOEB Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah mencapai kemajuan menuju kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang berlangsung.








