WASHINGTON, DC, KOMPAS.com - Salah satu elemen penting dalam draf proposal perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, dilaporkan mulai menemui titik terang.

Menurut keterangan dari dua pejabat senior AS, Teheran disebut-sebut telah menyatakan komitmen nyata untuk menyerahkan seluruh persediaan uranium yang diperkaya milik mereka, dikutip dari New York Times, Sabtu (23/5/2026).Hal ini muncul setelah Presiden Donald Trump mengeklaim bahwa Washington dan sekutunya sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan final guna mengakhiri perang, sekaligus membuka kembali koridor maritim strategis di Selat Hormuz.

Kendati demikian, Trump belum membeberkan rincian teknis serta hambatan apa saja yang masih mengganjal proses penandatanganan kesepakatan tersebut.

Baca juga: Iran Isyaratkan Segera Capai Kesepakatan Damai dengan AS

Belum ada mekanisme lebih lanjut