TEHERAN, KOMPAS.com - Pejabat tinggi Iran, Ebrahim Azizi, mengatakan Iran tidak berniat untuk mentransfer persediaan uranium yang diperkaya ke luar negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita negara Rusia RIA Novosti pada Jumat (29/5/2026).Menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut Iran setuju memindahkan uranium ke AS.

“(Teheran) tidak berniat untuk mentransfer uranium yang diperkaya ke negara ketiga,” kata kepala Komisi Keamanan Nasional parlemen Iran tersebut. dilansir CNN, Jumat

Baca juga: Iran Tegaskan Pendirian soal Uranium, Tak Goyah oleh Tekanan Trump

AS dan Iran dilaporkan hampir mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata dan membuka Selat Hormuz.