JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika rupiah terus melemah dan pasar saham diliputi ketidakpastian, banyak investor ritel justru terjebak pada kesalahan yang sama.
Alih-alih memanfaatkan koreksi pasar sebagai peluang, sebagian investor memilih masuk terlalu cepat dengan dana besar tanpa memperhitungkan risiko yang masih mengintai.Akibatnya, portofolio terjebak dalam kerugian yang semakin dalam saat tekanan pasar berlanjut.
Baca juga: Rebalancing MSCI, Belajar Pulih dari India hingga Peluang Investor Ritel
FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi investor, investor saham, investor ritel.
Kurs rupiah di pasar spot terdepresiasi 19 poin atau 0,11 persen ke level Rp 17.864 per dollar AS.











