JAKARTA, KOMPAS.com - Investor ritel disarankan tidak bereaksi berlebihan terhadap hasil MSCI Annual Market Classification Review yang dirilis Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Rabu (24/6/2026), meski keputusan indeks provider global itu memengaruhi sejumlah saham.
Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia, Azharys Hardian, menyebut investor ritel tidak perlu panik hingga merombak total portofolionya menyusul perkembangan MSCI.
Kendati, investor perlu selektif memilah saham yang memiliki kaitan langsung dengan indeks MSCI dan saham yang pergerakannya tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan indeks tersebut.Baca juga: Jelang Pengumuman MSCI, IHSG Ditutup ke Zona Merah, Asing Kabur Rp 348 Miliar
“Investor ritel tidak perlu panik dan merombak total portofolionya. Kendati harus memilah dan mencermati mana saham yang punya korelasi langsung dengan indeks MSCI dan mana yang tidak,” ujar Azharys saat dihubungi Kompas.com, Selasa malam (23/6/2026).
Saham-saham yang tidak masuk dalam radar MSCI pada umumnya akan lebih dipengaruhi oleh kinerja fundamental perusahaan dan sentimen domestik dibandingkan arus dana asing.














