JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat dapat memanfaatkan momentum pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS untuk memulai perjalanan menabung atau investasi berbasis valuta asing (valas).

Perencana keuangan sekaligus Founder Finante.id, Rista Zwestika mengatakan, masyarakat sebaiknya tidak panik ataupun buru-buru mengambil keputusan ekstrem saat dollar AS naik.

"Fokus utama tetap pada tujuan keuangan dan kebutuhan masing-masing," kata dia kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2026).Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot hari ini ditutup pada level 15.595 per dollar AS.

Baca juga: BI Rate Bisa Naik demi Jaga Rupiah, Apa Dampaknya ke Cicilan Kredit?

Angka ini masih melemah 67,5 poin atau setara 0,39 persen dibandingkan penutupan kemarin.