Penulis: Rahka Susanto/DW Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelemahan rupiah dan tekanan di pasar saham kembali memunculkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

Dalam beberapa hari terakhir hingga Kamis (14/5/2026), nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 17.500 per dollar AS, mendekati titik terlemah dalam sejarah perdagangan mata uang Indonesia.Di saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi di tengah ketidakpastian global dan keluarnya modal asing dari pasar domestik.

Baca juga: Media Asing Ramai Ulas Rencana Indonesia Pangkas Nol dari Rupiah

Namun, di balik gejolak pasar, kekhawatiran mulai terasa di level rumah tangga. Masyarakat menghadapi ancaman kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, hingga semakin sulitnya mencari pekerjaan.