WASHINGTON DC, KOMPAS.com – Di tengah kembali memanasnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Kuba, sebuah pertanyaan besar muncul ke permukaan: seberapa kuat militer Kuba menghadapi kekuatan adidaya?

Havana kini harus menghadapi tekanan politik dan militer yang kian meningkat dari Washington. AS bahkan telah mengerahkan kapal induk ke kawasan Karibia, menyusul laporan intelijen yang menuduh Kuba mengakuisisi 300 drone untuk target pangkalan AS.

Baca juga: Dulu Ditakuti, Kini Kekuatan Militer Kuba Merosot Hadapi AS

Namun, di balik retorika perang tersebut, para pengamat menilai kekuatan militer Kuba saat ini sudah sangat merosot tajam dibandingkan masa kejayaannya dulu.

Mantan pejabat tinggi pertahanan AS untuk Amerika Latin, Frank Mora, mengungkapkan bahwa kekuatan militer Havana saat ini hanyalah bayang-bayang dari masa lalu.