Penulis: Jan D Walter/DW Indonesia
KOMPAS.com - Beberapa media melaporkan bahwa sumber anonim dari Badan Intelijen Pertahanan AS (DIA) membocorkan informasi internal yang menyebut Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon telah menaikkan Israel ke kategori ancaman kontraintelijen tertinggi.Perubahan itu dilaporkan dilakukan karena Israel secara signifikan memperluas kegiatan spionase terhadap Amerika Serikat (AS). Pemerintah AS membantah laporan tersebut, sementara Israel menyebutnya sepenuhnya tidak benar.
Laporan ini menimbulkan kehebohan di Washington, yang menganggap Israel tetap menjadi salah satu mitra terdekat AS, sekaligus menyoroti masalah yang sudah berlangsung selama beberapa dekade: saling tidak percaya soal kegiatan intelijen yang dilakukan oleh negara-negara sekutu strategis.
Baca juga: Sempat Diragukan Trump, Netanyahu Pastikan Maju Lagi dalam Pemilu Israel
Ketidakpercayaan yang sudah lama ada










