KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) dikabarkan bermaksud secara signifikan mengurangi kontribusi militer untuk membantu sekutu Eropa saat dalam krisis.
Itu termasuk jet tempur, kapal perang, dan pesawat pengisian bahan bakar di udara, demikian dilaporkan media Jerman Spiegel, Selasa (26/5/2026).Menurut media tersebut, seorang utusan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memberi pengarahan kepada para pejabat senior dari negara-negara anggota tentang rencana tersebut di markas NATO di Brussels akhir pekan lalu.
Baca juga: Kontra dengan Trump, Perancis Tolak NATO Ikut Amankan Selat Hormuz
Tiga sumber yang mengetahui hal itu mengatakan kepada Reuters, pemerintahan Trump berencana memberi tahu NATO bahwa mereka akan mengurangi jumlah kemampuan militer yang tersedia bagi aliansi selama krisis.
Laporan-laporan tersebut menyebutkan bahwa Washington hanya akan menyediakan setengah pesawat pembom strategis dari jumlah sebelumnya.













