WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki kabar bahwa Iran menyimpan pesawat nirawak di Kuba.
Presiden Donald Trump juga mengonfirmasi adanya penyelidikan itu."Jika mereka memilikinya, dan sangat mungkin mereka memilikinya, kami akan menanganinya," kata Trump, dikutip dari Euronews, Selasa (14/7/2026).
Namun, Trump tidak memberikan foto, dokumen intelijen, atau detail apa pun mengenai jumlah, model, atau lokasi drone itu.
Baca juga: Krisis BBM Parah, Bantuan Korban Badai di Kuba Diangkut Gerobak Sapi
Komentar Trump ini bermula dari seorang jurnalis untuk media yang berpihak pada posisi konservatif, yang merujuk pada sebuah laporan yang sebelumnya belum dipublikasikan.






