Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia mendapatkan devisa besar hanya dari tiga komoditas andalan ekspor. Jumlah devisa yang didapatkan juga tidak main-main jumlahnya menyentuh Rp 1.100 triliun per tahun.Komoditas yang pertama adalah kelapa sawit, Indonesia menjadi negara terdepan sebagai pengekspor kelapa sawit dengan devisa ekspor mencapai Rp 391 triliun per tahun pada 2025."Saudara-saudara sekalian, Indonesia adalah pengekspor minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Devisa ekspor minyak kelapa sawit mencapai US$ 23 miliar, setara dengan Rp 391 triliun pada tahun 2025," ujar Prabowo saat menyampaikan KEM-PPKF RAPBN tahun 2027, Rabu (20/5/2026).
Prabowo juga mengungkapkan ekspor batu bara dari Indonesia juga menjadi yang terbesar di dunia. Devisa ekspor batu bara mencapai US$ 30 miliar atau setara dengan Rp 510 triliun pada tahun 2025.Indonesia juga menjadi eksportir paduan besi atau ferro-alloys terbesar di dunia. Devisa ekspor paduan besi mencapai US$ 16 miliar, setara dengan Rp 272 triliun pada tahun 2025."Tiga komoditas strategis ini menghasilkan devisa lebih dari US$ 65 miliar, setara dengan Rp 1.100 triliun per tahun," beber Prabowo.
(hal/ara)













