Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan lonjakan laba BUMN setelah pembenahan besar-besaran. PT Timah mencatat kenaikan laba 804,7% di Semester I 2026.

Presiden Prabowo Subianto menyoroti kinerja BUMN yang tidak produktif. Banyak BUMN yang terus merugi, tetapi dalam laporan keuangan justru mencetak keuntungan.

Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja BUMN dan manajemen Danantara. Dividen BUMN diproyeksikan naik hingga Rp 200 triliun pada 2026, tanpa PMN.

Presiden Prabowo Subianto menargetkan dividen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tembus Rp 200 triliun di 2026.