Tak hanya tersandung masalah finansial, operational SPPG Moyoketen juga mengalami kendala birokrasi perizinan.

Kepala BGN Sudaryono tegaskan 833 dapur SPPG ditutup permanen dan tidak akan dibayar.

Sebanyak 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditutup secara permanen karena masalah higienitas hingga sanitasi.