Situasi peperangan ini berbanding terbalik dengan optimisme yang sempat dikantongi AS, untuk memaksa Iran membuka Selat Hormuz.

Ini merupakan serangan AS yang ketiga kalinya dalam pekan ini, sebagai tanggapan atas insiden di Selat Hormuz.

AS kembali menggempur Iran setelah kapal kontainer diserang di Selat Hormuz. Iran merespons dengan menutup jalur pelayaran strategis itu.

Komando Pusat militer Amerika Serikat (Centcom) mengeklaim telah menyelesaikan putaran ketiga serangan terhadap Iran, Minggu (12/7/2026).

AS dan Iran kembali saling meluncurkan serangan balasan yang masif di wilayah Selat Hormuz dan sekitarnya.

Situasi peperangan ini berbanding terbalik dengan optimisme yang sempat dikantongi AS, untuk memaksa Iran membuka Selat Hormuz.

Harga minyak dunia naik signifikan akibat konflik AS-Iran di Selat Hormuz. Brent naik 3,7% dan WTI 3,8%. AS melancarkan serangan balasan terhadap Iran.

AS kembali lancarkan serangan ke Iran. Teheran menuding serangan Washington itu menggagalkan upaya diplomatik dan memicu kembali ketidakamanan di Selat Hormuz.

Gempuran udara AS ke Iran kian meningkat, meluas, dan menembus jauh ke luar kawasan pesisir yang berbatasan dengan Selat Hormuz.