TEHERAN, KOMPAS.com - Intensitas gempuran udara Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran kian meningkat, meluas, dan menembus jauh ke luar kawasan pesisir yang berbatasan dengan Selat Hormuz.
Meskipun semalam mayoritas pemboman AS masih terkonsentrasi di daerah-daerah sepanjang pantai selatan Iran, satu serangan menghantam fasilitas militer di wilayah Na'in, Iran tengah.
Kepada kantor berita Pemerintah Iran, Islamic Republic News Agency (IRNA), wakil gubernur provinsi setempat mengonfirmasi bahwa serangan di Na'in menewaskan satu orang dan melukai tujuh orang lainnya.Baca juga: Iran Bombardir Jalur Pasokan Militer AS, Tegaskan Kendali atas Selat Hormuz
Perkembangan terbaru ini sekaligus menegaskan bahwa gencatan senjata AS-Iran sepenuhnya hancur, demikian laporan CNN pada Senin (13/7/2026).
Teheran pun merespons gelombang serangan dengan meluncurkan balasan ke pangkalan-pangkalan militer milik Amerika di Timur Tengah.











