Keluarga dr. Icha akan melaporkan tiga anggota DPRD TTU ke Polda NTT terkait dugaan intimidasi yang diduga menyebabkan bunuh diri.

Dokter Icha, dokter di Rumah Sakit Leona Kefamenanu meninggal dunia. Sebelumnya ia diduga diintimidasi oleh dua anggota DPRD TTU

Dokter Icha meninggal dunia setelah sebelumnya diduga diintimidasi oleh anggota DPRD TTU. Rumah duka dipadati pelayat

Dokter Icha ditemukan gantung diri di rumahnya di Kupang, NTT. Sebelumnya ia mengaku sempat diintimidasi Anggota DPRD TTU

2 anggota DPRD TTU diduga mabuk saat membentak Dokter Icha, keluarga menyebut saksi mencium bau alkohol.

Keluarga menceritakan kronologi dr Icha ditemukan ditemukan meninggal dunia di rumah orang tuanya pada Jumat (26/6/2026).

“Dia bilang stres. Dia juga mengatakan kalau pulang ke Kefa (Kefamenanu) dan bertemu tiga anggota DPRD itu, dia trauma,” katanya.

Polisi menyelidiki kasus bunuh diri dr. Icha, diduga diintimidasi anggota DPRD. Tindakan kepolisian sedang dilakukan untuk mengumpulkan bukti.

Sekjen Partai Golkar M Sarmuji menyentil anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dari Golkar Therensius Lazakar diduga intimidasi dr Icha.

Polres TTU akan memanggil tiga anggota DPRD terkait dugaan intimidasi terhadap dr Icha sebelum dokter itu depresi dan ditemukan meninggal dunia.

Sebelum ditemukan wafat, almarhumah dr Icha diduga kuat mengalami tekanan psikologis berat akibat dugaan intimidasi anggota DPRD TTU.

Anggota DPRD TTU Veronika Lake buka suara terkait namanya yang ikut disebut dalam peristiwa di RS Leona Kefamenanu

Bupati TTU menyebut kasus dokter Icha telah membuka berbagai persoalan yang selama ini tidak pernah terungkap ke ruang publik

Keluarga dr. Icha akan melaporkan tiga anggota DPRD TTU ke Polda NTT terkait dugaan intimidasi yang diduga menyebabkan bunuh diri.

Langkah dr Icha menangani pasien gigitan ular dinilai sudah tepat dan sesuai standar medis.

Dokter di NTT, dr. Icha, ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri, diduga akibat depresi setelah intimidasi anggota DPRD. Keluarga laporkan ke polisi.

Dalam surat itu, almarhumah disebut telah memaafkan tiga oknum DPRD Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).