Iran dan AS sepakat untuk berdamai meski ketidakpercayaan tetap ada. Kesepakatan mencakup pengelolaan Selat Hormuz dan ganti rugi atas kerugian perang.

Pejabat AS menyatakan optimisme tinggi terkait rencana penandatanganan kesepakatan damai dengan Iran yang diperkirakan berlangsung dalam waktu dekat.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengeklaim, kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan AS secara permanen belum pernah sedekat ini.

Menlu Iran Abbas Araghchi mengumumkan draf kesepakatan dengan AS akan ditandatangani jarak jauh. Israel disebut berupaya sabotase kesepakatan ini.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengusulkan memorandum kesepahaman dengan AS untuk mengakhiri konflik dan membahas sanksi serta program nuklir.

Prospek perdamaian AS-Iran semakin cerah dengan kesepakatan damai yang hampir final. Draf kesepakatan mencakup isu nuklir dan penghentian konflik regional.

Juru bicara Kemlu Iran mengungkap kesepahaman dengan AS, namun pakar hukum internasional meragukan kesepakatan damai. Perang mungkin berlanjut.

Militer Iran pada Senin (15/6/2026) mengeklaim telah mempermalukan AS dan Israel setelah kesepakatan damai diumumkan.

Dunia ramai-ramai menyambut baik kesepakatan damai yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran pada Minggu (14/6/2026).

Banyak warga Iran senang dengan kabar perdamaian dengan AS, meski kelompok konservatif menolak langkah tersebut.

Iran dan AS sepakat untuk berdamai meski ketidakpercayaan tetap ada. Kesepakatan mencakup pengelolaan Selat Hormuz dan ganti rugi atas kerugian perang.

Di jalan-jalan Teheran, kesepakatan damai AS-Iran tidak banyak menumbuhkan kepercayaan bahwa krisis telah berakhir.