TEHERAN, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengeklaim, kesepakatan untuk mengakhiri perang secara permanen belum pernah sedekat ini.
Ini adalah sinyal paling jelas dari Iran bahwa kesepakatan yang digembor-gemborkan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump mungkin akan terwujud.Berbicara di Press TV Iran pada Jumat (12/6/2026) malam, Araghchi menekankan, kesepakatan belum ditandatangani.
Menurutnya, kesepakatan yang sedang dipertimbangkan terdiri dari dua tahap, yakni nota kesepahaman dan dimulainya negosiasi mengenai beberapa isu.
Baca juga: Di Ambang Perjanjian Damai, Militer AS Tetiba Tembak Jatuh Drone Iran
Tahap pertama kesepakatan








