Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat setelah melemah delapan hari beruntun.

IHSG ambruk 3,46% saat sentimen global membaik. Tekanan domestik, rapuhnya kepercayaan investor, dan pelemahan rupiah jadi penyebab utama. Pidato Prabowo dinanti.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren pelemahannya. IHSG melemah nyaris 4% ke level 6.300-an.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menyusul pidato Presiden Prabowo Subianto terkait tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).

Saham-saham tambang rontok seiring melemahnya IHSG pada penutupan Rabu sore (20/5/2026).

IHSG melemah 0,82% ke 6.318,50. INDY catat laba naik 33,88%, CSRA targetkan TBS 700 ribu ton, dan CBDK siapkan buyback Rp250 miliar.

IHSG bergerak fluktuatif di level 6.200-an, melemah 24 poin di perdagangan pagi. Transaksi mencapai Rp 1,91 triliun dengan 259 saham menguat.

Rupiah menguat tipis di pasar spot awal Kamis (21/5/2026), namun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengalami tekanan hebat dengan ratusan saham di zona merah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hampir 2% di sesi awal perdagangan hari ini, Kamis (21/5/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, Kamis (21/5).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan hari ini.

CPIN naikkan dividen jadi Rp180 per saham, WMPP ekspansi bisnis pangan dan feedlot, sementara IHSG ditutup melemah 3,54% pada Kamis.

IHSG hari ini dibuka melemah di level 6.000-an, bahkan sempat turun ke 5.000-an. Penurunan ini mencerminkan dampak berkelanjutan dari COVID-19.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona merah pada perdagangan Jumat (22/5/2026)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat setelah melemah delapan hari beruntun.

IHSG menyentuh level terendah 5.900-an. Menteri Keuangan Purbaya optimis IHSG akan kembali ke 8.000-an pada 2026, seiring perbaikan ekonomi Indonesia.