Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, Kamis (21/5). Indeks saham Garuda turun hingga ke level 6.100-an.Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG merosot hingga 2,76% ke level 6.144,35 di penutupan sesi I. Padahal di awal perdagangan, IHSG sempat menguat dan bergerak pada level 6.378,81.Hingga sesi I perdagangan, tercatat volume perdagangan sebesar 19,91 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,78 triliun. Terdapat 1.285.918 kali saham yang diperdagangkan.
Sebanyak 118 saham menguat, 601 saham melemah, dan 94 stagnan. Indeks saham Garuda sepanjang tahun ini melemah hingga 28,94%.Saham RontokHingga sesi I perdagangan ini, terdapat sejumlah saham yang turun hingga Auto Reject Bawah (ARB). PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) misalnya, melemah hingga 14,95% ke harga Rp 165 per saham.Kemudian PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) melemah 14,72% ke harga Rp 695 per saham. Selanjutnya saham milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang melemah 14,65% ke harga Rp 2.270 per saham.Selain itu, saham milik Bakrie Grup PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS) juga melemah signifikan sebesar 14,39% ke harga Rp 565 per saham. Sementara emiten milik Hapsoro, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) melemah 13,50% ke harga Rp 705 per saham.
















