Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat setelah melemah delapan hari beruntun. Pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (22/5), indeks saham Garuda kembali naik pada level 6.100-an.Berdasarkan data RTI Business, IHSG menguat 1,10% ke level 6.162,04 pada penutupan perdagangan hari ini. Indeks saham sebelumnya diketahui melemah hingga menyentuh level 5.966,86 pada awal perdagangan, terendah sejak lima tahun terakhir.Hingga penutupan perdagangan, tercatat volume transaksi sebesar 40,26 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 21,55 triliun. Sementara frekuensi saham yang diperdagangkan sepanjang perdagangan hari ini mencapai 1.970.653 kali.

Mayoritas saham hari ini terpantau menguat. Rinciannya 449 saham menguat, 251 saham bergerak melemah, dan 118 saham stagnan. IHSG secara akumulatif sepanjang 2026 melemah hingga 28,74%.Kendati demikian, tekanan masih terjadi pada saham-saham konglomerasi di sektor energi. Emiten milik Grup Sinar Mas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) misalnya melemah 10,66% ke harga Rp 545 per saham.Kemudian emiten energi milik konglomerat Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melemah 4,53% ke harga Rp 10.000 per saham. Emiten milik Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga melemah 3,74% ke harga Rp 515 per saham.