Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara merepons kondisi IHSG dan Rupiah yang terpuruk.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) di tengah tekanan pasar global

IHSG anjlok 4,64 persen di tengah tekanan jual tak terbendung. Arus dana asing keluar, risiko geopolitik, dan pelemahan rupiah jadi pemicu.

Pelemahan rupiah akhirnya bukan hanya soal kurs, tetapi soal suasana batin ekonomi nasional.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka lesu usai libur panjang. Mengawali pekan ini, IHSG dibuka anjlok ke zona merah di level 6.500-an.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mencatat koreksi yang signifikan.

Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sejak pembukaan perdagangan pagi tadi, Senin (18/5). IHSG melemah lebih dari 4% ke level 6.400-an. Apa yang terjadi?

Ekonom menilai, kondisi pelemahan rupiah saat ini berbeda dibanding krisis moneter 1998 yang terjadi pada masa reformasi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan sudah dilakukan intervensi pasar obligasi sebesar Rp 2 triliun per hari demi membuat Rupiah berotot lagi.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara merepons kondisi IHSG dan Rupiah yang terpuruk.

IHSG ambruk 3,46% saat sentimen global membaik. Tekanan domestik, rapuhnya kepercayaan investor, dan pelemahan rupiah jadi penyebab utama. Pidato Prabowo dinanti.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menyusul pidato Presiden Prabowo Subianto terkait tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA).