Kemlu mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, termasuk jurnalis Republika.

Kemlu mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, termasuk jurnalis Republika.

Pasukan Israel dilaporkan mencegat armada misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla dengan 9 WNI yang diduga menjadi korban penculikan.

RI mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat armada Global Sumud Flotilla menuju Gaza dan menculik awak kapal termasuk 9 WNI.

Dari sembilan WNI yang ditahan Israel di rombonan kapal Global Smud Flotilla, ada jurnalis Tempo dan Republika.

Empat WNI yang selamat dan melanjutkan perjalanan berada di kapal Karsi, Sadabat, dan Zefiro.

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengecam keras tindakan Israel dan menuntut pembebasan segera seluruh awak serta kapal yang ditahan di sekitar Siprus.

RI-Malaysia mengecam keras tindakan Israel mencegat rombongan kapal Global Sumud Flotilla 2.0. Ada 16 warga Malaysia dan 5 WNI yang ditangkap.

Sembilan WNI tersebut telah mengirimkan pesan darurat (SOS) berupa vidio pernyataan mereka ditangkap oleh tentara Israel.

Global Sumud Flotilla (GSF) mengatakan, pasukan Israel kini telah menghentikan seluruh kapal yang ikut serta dalam misi kemanusiaan ke Gaza.