Pelemahan rupiah akhirnya bukan hanya soal kurs, tetapi soal suasana batin ekonomi nasional.

Rupiah melemah di atas Rp 17.600/dollar AS, picu kenaikan harga pangan dan energi. Inflasi mengancam, daya beli tergerus.

Saat Rupiah melemah, jangan panik! Investasi valas dan reksadana dolar AS bisa jadi peluang. Kenali strategi cerdas untuk lindungi aset Anda.

Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menyentuh level Rp 17.600 per dollar AS pada Jumat (15/5/2026).

Nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp 17.500 per dollar AS, mendekati titik terlemah dalam sejarah perdagangan mata uang Indonesia.

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bakal berdampak langsung pada dompet warga Indonesia.

Menurut Ekonom Senior INDEF Tauhid Ahmad, dolar AS akan sangat sulit turun di bawah level Rp 17.000.

Rupiah yang menyentuh Rp 17.600 per dollar AS memicu kekhawatiran kenaikan harga, tekanan usaha, hingga risiko skenario terburuk bagi perekonomian RI.

Rupiah melemah hingga Rp 17.602 per dollar AS. Dosen UGM menjelaskan peluang rupiah kembali menguat serta tantangan besar yang dihadapi BI.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS anjlok ke level Rp 17.663 namun pemerintah menyatakan Indonesia kuat.

Pelemahan rupiah akhirnya bukan hanya soal kurs, tetapi soal suasana batin ekonomi nasional.