KOMPAS.com - Sebuah peristiwa medis yang aneh dan membingungkan terjadi pada sebuah malam, 19 Februari 1994, di Rumah Sakit General Riverside, Amerika Serikat.
Peristiwa tersebut berujung pada kematian seorang pasien wanita bernama Gloria Ramirez (31) dan memicu teka-teki medis yang ramai menjadi sorotan publik.
Berdasarkan laporan majalah Discover Magazine edisi April 1995, Ramirez yang menderita kanker serviks dilarikan oleh petugas paramedis ke Ruang Trauma Satu sekitar pukul 20.15 waktu setempat.Saat tiba di rumah sakit, kondisi Ramirez dalam keadaan sadar namun hampir tidak bisa berbicara, mengalami hiperventilasi, serta penurunan tekanan darah secara drastis akibat denyut jantung yang sangat cepat.
Terapis pernapasan, Maureen Welch, mencatat bahwa gejala-gejala ekstrem tersebut umumnya ditemukan pada pasien lanjut usia dan sangat tidak biasa terjadi pada pasien berusia muda seperti Ramirez.
Dokter segera memberikan beberapa jenis obat darurat untuk menstabilkan detak jantung serta memberinya obat penenang. Sementara itu, Welch menggunakan kantong Ambu (Ambu bag) untuk membantu pernapasan Ramirez.







