Washington DC -

Amerika Serikat (AS) telah mengerahkan kapal induk USS George Washington ke perairan Timur Tengah beberapa waktu terakhir. Pengerahan ini dimaksudkan untuk menggantikan kapal induk USS Abraham Lincoln yang telah menjalani misi pengerahan panjang di Timur Tengah, selama perang melawan Iran berkecamuk.Informasi ini, seperti dilansir Al Arabiya dan Eurasia Business News, Jumat (14/8/2026), terungkap dalam pernyataan terbaru Angkatan Laut AS dan informasi open-source mengenai pergerakan kapal induk AS tersebut.USS George Washington, yang berbasis di Pasifik, menurut pernyataan Angkatan Laut AS, telah mulai bergerak menuju ke kawasan Timur Tengah.

Pengerahan terbaru ini muncul di tengah laporan mengenai masalah kesehatan mental dan pasokan di USS Abraham Lincoln, yang telah menjalani pengerahan panjang di Timur Tengah dalam rangka mendukung operasi militer AS terhadap Iran, termasuk rekor pelayaran tanpa henti selama lebih dari 250 hari. Rotasi kapal induk AS ini bertujuan untuk mempertahankan kekuatan Angkatan Laut AS di kawasan tersebut, sekaligus memberikan jeda istirahat kepada para awak USS Abraham Lincoln setelah berbulan-bulan menjalankan operasi dalam perang melawan Iran.Berdasarkan pernyataan Angkatan Laut AS, USS George Washington telah berangkat dari pelabuhan di Da Nang, Vietnam, pekan lalu. Kapal induk tersebut, dengan didampingi sebuah kapal penjelajah dan kapal perusak. kemudian terlihat berlayar melintasi Selat Singapura.Seorang pejabat Angkatan Laut AS, yang enggan disebut namanya, mengonfirmasi bahwa USS George Washington berada di Selat Malaka, yang menghubungkan Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.Posisi ini menempatkan kapal induk AS tersebut pada jalur menuju ke Samudra Hindia.