JAKARTA, KOMPAS.com - Bea Cukai Soekarno-Hatta menggagalkan dua upaya penyelundupan ekspor emas melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam waktu kurang dari 24 jam. Dari dua penindakan tersebut, petugas mengamankan 23,793 kilogram emas dengan perkiraan nilai pasar mencapai Rp 63 miliar. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penindakan tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kapabilitas Bea Cukai dalam mengantisipasi modus penyelundupan yang terus berkembang.“Bea Cukai sebagai penjaga border Indonesia harus terus meningkatkan kapabilitas dan selalu selangkah lebih maju dalam mengantisipasi berbagai modus penyelundupan yang terus berkembang. Jangan sampai penyelundup lebih cepat beradaptasi daripada kita,” ujar Purbaya dalam Konpers Penyelundupan Ekspor Emas di KPU Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (13/8/2026).

Baca juga: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 10 Kg Ganja dari Thailand, Rugi Rp 3,3 MDalam kesempatan yang sama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menjelaskan, penindakan pertama dilakukan terhadap tujuh penumpang warga negara asing asal China yang hendak terbang menuju Hong Kong.

Di mana petugas menemukan emas berbentuk silinder atau telur yang disembunyikan dengan sejumlah modus, mulai dari dimasukkan ke dalam tubuh, pakaian yang dimodifikasi, body strapping, hingga tas handcarry. Dari penindakan tersebut, Bea Cukai mengamankan 41 keping emas dengan berat total 17,436 kilogram dan perkiraan nilai pasar Rp 46 miliar. Berdasarkan pengujian menggunakan Detektor Mineral XRF, emas tersebut memiliki kadar Au 99,99 persen atau 24 karat. Berdasarkan hasil gelar perkara, tujuh penumpang tersebut telah memenuhi unsur tindak pidana penyelundupan di bidang ekspor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 102A huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.Menurut Djaka, kurang dari 24 jam kemudian, Bea Cukai kembali menggagalkan penyelundupan emas dengan modus berbeda. "Seorang staf ground handling diketahui membawa emas melalui jalur khusus karyawan atau loading dock untuk diserahkan kepada seorang penumpang yang hendak terbang ke Dubai menggunakan penerbangan EK357," katanya.