ROMA, KOMPAS.com - Gelombang panas ekstrem yang berkepanjangan, kian mencekik sebagian besar wilayah Benua Eropa pada pertengahan Agustus.
Berdasarkan laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) dan Layanan Perubahan Iklim Copernicus, Eropa Barat mencatatkan periode Juni-Juli terpanas dalam sejarah pencatatan suhu. Tren kenaikan suhu ekstrem ini berlanjut hingga Agustus, menandai gelombang panas keempat yang melanda beberapa negara Eropa sejak Mei lalu.
Baca juga: Gelombang Panas Menggila, 70 Persen Wilayah Perancis Alami Pembatasan Air
Dikutip dari Xinhua, Rabu (12/8/2026), suhu udara di Italia diperkirakan menembus angka 37 hingga 40 derajat Celsius di wilayah pedalaman, atau sekitar 7 derajat Celsius di atas rata-rata tahunan.
Sementara itu, Institut Meteorologi Belgia telah merilis peringatan seiring lonjakan suhu yang diperkirakan menyentuh 35 derajat Celsius.










