SEMARANG, KOMPAS.com - Polisi mengungkap alasan 53 telepon genggam hasil rampokan konter Royal Phone Ambarawa ditinggalkan di dalam mobil Honda Jazz milik korban, Candra Waskito (25).

Puluhan HP tersebut merupakan barang yang diambil DPP (20) dan TI (25) saat merampok konter milik Candra. Namun, keduanya tidak membawa seluruh barang curian tersebut setelah aksi berujung pada kematian korban.

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, kedua pelaku diduga panik setelah mengetahui korban meninggal dunia.

"Pelaku ini kan baru pertama kali melakukan tindak pidana pencurian, apalagi korban sampai meninggal dunia. Jadi ada semacam kepanikan setelah korban ini meninggal dunia," kata Heru, dikutip dari Tribun Jateng, Sabtu (8/8/2026).

Akibat kepanikan tersebut, sebanyak 53 unit HP yang telah dimasukkan ke dalam keranjang plastik ditinggalkan di mobil korban.