TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran bersiap melarang kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) melintasi Selat Hormuz sebagai bagian dari draf kesepakatan pembukaan kembali jalur air strategis tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari manuver Teheran untuk mengakhiri dominasi militer AS yang telah berlangsung puluhan tahun di kawasan Teluk Persia.Kelompok garis keras dalam Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melihat momentum negosiasi sebagai peluang untuk mengamankan kendali penuh atas Selat Hormuz.

Baca juga: Iran-Oman Hampir Capai Kesepakatan, tapi Belum Cukup untuk Membuka Selat Hormuz

Teheran secara terbuka menyampaikan opsi tuntutan tersebut di tengah perundingan dengan Kesultanan Oman yang bertindak sebagai mediator utama.

Namun, pejabat AS menegaskan tidak akan menerima pembatasan maupun pungutan retribusi atas armada kapal mereka.